Rabu, 23 April 2014

MAKANAN KHAS TEGAL

0 komentar

TEH POCI KHAS TEGAL

Nikmatnya teh poci dari Kota tegal memang tak terkalahkan….
Teh poci yang terkenal dengan semboyan WASGITEL (Wangi, Sepet, Legi, Kentel) ini bahkan sudah merambah dunia Internasional juga, banyak turis jauh-jauh datang ke jawa hanya untuk mencoba mencicipi nikmatnya teh satu ini bahkan mereka membawa pulang set poci dari tanah liat untuk oleh-oleh dan souvenir.
Tidak ada jam yang tepat untuk menikmati teh ini layaknya di jepang dengan upacara minum tehnya atau di inggris tiap sore.
Di tegal orang biasa meminumnya disegala kesempatan. Tapi yang paling terlihat ialah di pagi hari dan sore hari menjelang maghrib.
Sambil menikmati sarapan serta beberapa potong gorengan pisang, tahu, tempe dan lain-lainnya atau di sore hari menunggu waktu sholat maghrib sambil berkumpul bersama keluarga.
Di Tegal kebiasaan meminum teh poci ini disebut CIPOK alias Moci karo  Ndopok. Bahkan  kini banyak  sekali bisnis  lesehan yang merambah di  kawasan kota Tegal.  Di malam hari  akan dengan mudah kita temui banyak warung-warung lesehan di pinggir jalan yang menyajikan teh poci khas Tegal beserta tempe mendoannya.
Orang yang baru menggunakan teh poci sering tidak tahu trik dan tip nya agar teh terasa nikmat. Untuk minum teh dengan poci tanah ada tata caranya, jika poci tanah masih baru harus di rebus dulu dengan air teh selama beberapa hari, atau isi poci dengan teh dan air mendidih biarkan seharian besoknya ganti lagi dengan yang baru, pokoknya sampai bau tanahnya hilang. Dan cara mengaduknya juga, bila memakai gula pasir jangan pernah pada tuangan pertama gulanya mencair semua, usahakan bertahap mengaduknya karena pasti akan berkali-kali menuangkan teh ke dalam cangkir. Makanya paling nikmat kalo memakai GULA BATU, karena rasa manisnya awet dan lebih gimana gitu…. pokoknya top lah!
Satu lagi, yang terpenting bila kita memakai poci tanah jangan ganti-ganti merk teh, jadi harus setia dengan satu merk. Karena ini akan mempengaruhi rasa tehnya.


SATE TEGAL DAN MARGASARI
Sate Tegal adalah sate dari daerah Tegal dan sekitarnya di Indonesia yang dibuat dari daging kambing atau domba muda, yang dipotong dadu (±1,5 s/d 2 cm) disusun pada tusuk sate dari bambu dikombinasikan dengan lemak (gajih) dan hati.
Kemudian dibakar diatas bara arang kayu atau arang batok kelapa sampai matang (beberapa orang sangat menyukai sate yang dibakar setengah matang). Aroma yang ditimbulkan dari pembakaran sate ini baunya sangat khas. Sate Tegal biasa dihidangkan dengan bumbu sambal kecap (terdiri dari kecap manis, cabe rawit, bawang merah dan tomat). Di Tegal sate dijual dengan satuan kodi (=20 tusuk sate).
Warung Sate Tegal yang terkenal :
  • Rumah makan sate kambing muda Ibu Sari di jl. Raya Lebaksiu Kabupaten Tegal sangat terkenal, lokasinya ± 20 km sebelah selatan kota Tegal ke arah Purwokerto. Satenya terkenal empuk potongan daging yang besar & segar serta rasa dan aroma yang sangat menggugah selera dan sangat enak jika ditemani Teh Poci. Anda bisa meniknati semua itu dengan harga yang terjangkau.
  • Di dalam kota Tegal sendiri jika anda ingin menikmati hidangan sate Tegal, anda dapat mengunjungi rumah makan Sari Buah yang terletak di depan Stasiun kereta api Tegal tepatnya sudut utara lapangan Perumka Tegal. Anda dapat menikmati hidangan sate Tegal yang khas dan nasi putih serta segelas es kopyor yang sangat nikmat rasanya.
Sate Tegal kandungan kolesterolnya lumayan tinggi sehingga bagi sebagian orang tidak dapat menikmatinya dengan leluasa. Sate Tegal biasa disantap dengan nasi putih yang pulen atau lontong dengan gulai kambing yang nikmat. Jika anda makan sate Tegal akan lebih enak lagi jika anda juga memesan Teh Poci dengan gula batu khas Tegal.
Yang membedakan sate Tegal dengan sate daerah lainnya yaitu potongan daging yang relatif lebih besar dibandingkan dengan sate dari daerah lain. Dagingnya dipilih dari daging kambing dan domba yang masih muda, sehingga menghasilkan sate yang sangat empuk.
Selain sate Tegal juga ada sate bumbu kuning yang berasal dari desa Margasari, sedikit di luar kota Tegal.
Sate ini tentu saja berbeda dengan Sate Tegal yang juga terkenal. Sate Margasari menggunakan daging ayam dengan ukuran daging yang lebih besar dibanding Sate Madura. Sate tersebut disiram dengan kuah kari campur kecap. Setelah matang, sate dan irisan lontong juga disajikan dengan siraman kuah kari. Ditambah lagi dengan taburan usus ayam goreng kering supaya ada ”kriuk-kriuk”-nya ketika disantap. Penjual Sate Margasari yang terkenal berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Tegal tepat di seberang toko batik Krisna.
 Dan masih ada beberapa makanan khas tegal yang lain, yaitu :


1. Nasi LENGKO
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Nasi Lengko adalah bahan 100% non-hewani sehingga makanan sederhana ini sarat akan protein nabati, serat, serta rendah kalori dan sangat cocok untuk dinikmati oleh kaum vegetarian. nasi lengko terbuat dari nasi putih (hangat lebih baik) yang disajikan diatas sebuah piring, kemudian ditambahkan tempe goreng dan tahu goreng yang dipotong kecil-kecil di atasnya, setelah itu diberi tauge yang telah direbus dan terakhir semua bahan disiram dengan bumbu kacang dan kecap manis. Kecap manis yang digunakan adalah kecap khas Cirebon yang terkenal dengan rasanya yang khas dan juga teksturnya yang lebih encer dari kecap pada umumnya. Untuk mempercantik penampilannya, biasanya diatas nasi lengko ditaburi daun kucai yang dicincang halus dan juga bawang goreng yang renyah. Untuk anda yang bukan vegetarian, nasi lengko juga cocok dinikmati bersama sate kambing muda yang biasanya disajikan dalam piring lain secara terpisah.




Baca Selengkapnya

2. Nasi PONGGOL
Di kota Tegal, Ponggol adalah sebutan untuk nasi yang dibungkus dengan daun pisang dengan lauk pendamping seperti oseng-oseng tempe, mie goreng, telur, ikan asin, tahu, tempe, mendoan, dan krupuk.

Penyajiannya yang cukup unik adalah oseng-oseng tempe sebagai lauknya dalam pembuatannya dijemur terlebih dahulu selama 1 hari sebelum dimasak. Baru-baru ini Ponggol dikreasikan oleh sebagian masyarakat setempat dengan sebutan Ponggol Setan, karena makanan ini dijual hingga malam dini hari. Mungkin karena malam dini hari diidentikan dengan banyak setan, sesuatu yang menyeramkan. Namun pada perkembangannya nasi ponggol setan ini dijual pada pagi hari sebagai menu sarapan pagi.
Untuk 1 bungkus berkisr dengan harga Rp 3000-6000 tergantung lauk yang diinginkan pembeli. Dengan harga yang relatif murah, penyajiannya dalam keadaan hangat dan lauk yang unik membuat makanan ini digemari oleh masyarakat Tegal. bahkan sekarang ini menjadi salah satu brand baru dari kota Tegal. Makanan ini bisa anda temui di alun- alun tegal, kompleks stasiun KA, obyek wisata PAI, dan beberapa jalan protokol dikota Tegal. 

3. Tahu Aci


Berkunjung ke Kabupaten Tegal serasa kurang apabila tidak mencicipi salah satu kuliner yang khas dari daerah ini. Tahu Aci, siapa yang tidak mengenalnya? Tahu Aci ini adalah salah satu kuliner khas dari daerah Kabupaten Tegal. Hampir di setiap pinggir jalan banyak penjual yang menjajakannya. Bahkan hingga pedagang asongan pun ikut menjajakan makanan ini di dalam bus. Orang luar atau yang bukan berasal dari Tegal biasa menyebutnya dengan Tahu Tegal atau Tahu Kuping. 

Tahu Aci terbuat dari tahu kuning yang berbentuk persegi empat yang kemudian nantinya dibelah dua secara melintang. kemudian dari bekas belahannya tersebut di beri adonan yang terbuat dari tepung kanji atau aci, potongan daun kucai, dan beberapa bumbu lainnya. Mungkin kita terheran-heran mengapa Tahu Aci tersebut banyak diminati oleh penggemarnya. Apa rahasianya yang membuat Tahu Aci tersebut enak? Ada beberapa elemen yang membuat Tahu Aci ini berasa nikmat, yaitu yang pertama adalah tahu Kuningnya. Tahu kuning ini ternyata hanya banyak diproduksi di daerah kabupaten Tegal. 

Yang membedakan tahu kuning khas tegal dengan daerah lain adalah apabila di daerah lain, antara tahu dengan adonannya tidak akan melekat dengan baik. Sehingga gampang lepas. Kemudian cara penggorengannya. Menggunakan minyak goreng yang cukup banyak dengan menggunakan kompor minyak dengan api yang besar. Sehingga wajan yang digunakan pun harus besar. Api yang besar ini yang membuat tahu menjadi lebih mengembang. Terakhir adalah minyak goreng yang digunakan. Semakin sering digunakan untuk menggoreng tahu aci, minyak gorengnya ini ternyata akan membuat tahu menjadi lebih lezat dan nikmat. 

Tahu Aci ini biasanya menjadi oleh-oleh yang paling diminati oleh para pengunjung terutama ibu-ibu. Rata-rata mereka membeli tahu aci yang masih mentah namun sudah diberi adonan. Sehingga tinggal menggorengnya saja. Ada juga yang namanya Tahu Pletok, sebenarnya itu adalah tahu aci yang sudah digoreng, kemudian dibelah-belah namun belahannya tidak sampai putus dan digoreng kembali hingga agak kering. Buruan segera mencobanya ...

4. Olos
Olos, ya namanyanya cukup unik memang! Kalau untuk didefinisikan mungkin agak sedikit susah. Intinya olos itu jajanan "baru" khas daerah orang yang terkenal dengan bahasa jawa ngapak-nya. Olos ini hampir mirip dengan yang namanya cimol yang banyak terdapat di daerah Bandung. Bedanya, kalau cimol tidak terdapat isi di dalamnya, tetapi olos sendiri ada isi sayuran di dalamnya yang ada sensasi pedas ala rawit. Sedikit meledak di lidah kalau yang baru pertama kali menyantapnya.

Olos sendiri berbentuk bulat seperti bakso, terbuat dari adonan tepung kanji, ini yang membuat olos agak sedikit kenyal. Bahan isian di dalamnya basanya terdiri dari sayuran seperti kol dengan campuran potongan cabai rawit yang pedasnya menggugah selera.

Kapan waktu yang tepat untuk menikmati olos? Jawabannya simpel saja, waktu dingin seperti saat hujan! Ya, potongan cabai rawit di dalamnya menciptakan sensasi tersendiri di mulut penyantap, apalagi jika dinikmati hangat-hangat. Rasanya kenyal, empuk, gurih, dan pedas. Benar-benar cocok untuk lidahnya orang Indonesia. Olos banyak dijumpai pada pedagang kaki lima yang biasa "mangkal" di pinggiran jalan, di depan sekolah-sekolah, dan perempatan. Buat kalian yang kebeteulan sedang berjalan-jalan di area Tegal, Brebes, Slawi dan sekitarnya bisa lho mencoba makanan ini dengan memebelinya di pinggir jalan, banyak kok yang jualan .Selamat penasaran dan selamat mencoba yaaaa.

Rabu, 02 April 2014

Perkembangan Teknologi Radio, Televisi, Internet dan Telepon Seluler

0 komentar
                                

1. Radio

Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).
Dasar teori dari perambatan gelombang elektromagnetik pertama kali dijelaskan pada 1873 oleh James Clerk Maxwell dalam papernya di Royal Society mengenai teori dinamika medan elektromagnetik

Sejarah Singkat Perekembangan Radio

1877 :  Edison memperkenalkan phonograph
1895 :  Marconi menemukan radio transmitter dan menjadikannya sebuah bisnis
1906 : De Forest menemukan vacuum tube
1920 :  Frank Conrad memulai KDKA di Pittsburg
1926:   RCA memulai jaringan radio NBC
1934 :  Didirikankannya Komisi Komunikasi Federal
1949 :  Dimulainya era radio DJ
1970 :  Stasiun FM meningkat, mulai terdengar gaungnya dan sudah memiliki audience yang                   segmented
1996 :  Perilaku komunikasi menyebabkan banyak radio yang melakukan merger dan kerjasama
2000 :  Situs internet Napster diperintahkan untuk mengakhiri saling berbagi file di internet         secara bebas
2002 :  Stasiun Radio Web setuju untuk berbagi sebagian keuntungannya untuk para musisi dan             label untuk menggunakan hak cipta musik.

2.  Televisi

Sejarah awal

Pada masa awal perkembangannya, televisi menggunakan gabungan teknologi optik, mekanik, dan elektronik untuk merekam, menampilkan, dan menyiarkan gambar visual. Bagaimanapun, pada akhir 1920-an, sistem pertelevisian yang hanya menggunakan teknologi optik dan elektronik saja telah dikembangkan, dimana semua sistem televisi modern menerapkan teknologi ini. Walaupun sistem mekanik akhirnya tidak lagi digunakan, pengetahuan yang didapat dari pengembangan sistem elektromekanis sangatlah penting dalam pengembangan sistem televisi elektronik penuh.

1880-an: Cakram Nipkow

Pada tahun 1884, Paul Gottlieb Nipkow, seorang mahasiswa 23 tahun di Jerman, mematenkan sistem televisi elektromekanik yang menggunakan cakram Nipkow, sebuah cakram berputar dengan serangkaian lubang yang disusun secara spiral ke pusat cakaram yang digunakan dalam proses perasteran. Setiap lubang cakram diposisikan dengan selisih sudut yang sama agar dalam setiap putarannya cakram tersebut dapat meneruskan cahaya melalui setiap lubang hingga mengenai lapisan selenium peka cahaya yang menghasilkan denyut elektrik. Seiring dengan peletakan posisi gambar yang difokuskan dipusat cakram, setiap lubang akan memindai setiap "iris" horizontal dari keseluruhan gambar. Alat buatan Nipkow ini tidak benar-benar dapat dipraktekkan hingga adanya kemajuan dalam teknologi tabung penguat. Namun, alat tersebut hanya dapat memancarkan gambar "halftone" — dikarenakan lubang dengan posisi tertentu dengan ukuran berbeda-beda — melalui kabel telegraf atau telepon.

1920-an: Penemuan John Logie Baird


Penemu asal Skotlandia, John Logie Baird berhasil menunjukan cara pemancaran gambar-bayangan bergerak di London pada tahun 1925, diikuti gambar bergerak monokrom pada tahun 1926. Cakram pemindai Baird dapat menghasilkan gambar beresolusi 30 baris (cukup untuk memperlihatkan wajah manusia) dari lensa dengan spiral ganda. Demonstrasi oleh Baird ini telah disetujui secara umum oleh dunia sebagai demonstrasi televisi pertama, sekalipun televisi mekanik tidak lagi digunakan. Pada tahun 1927, Baird juga menemukan sistem rekaman video pertama di dunia, yaitu "Phonovision", yaitu dengan memodulasi sinyal output kamera TV-nya ke dalam kisaran jangkauan audio, dia dapat merekam sinyal tersebut pada cakram audio 10 inci (25 cm) dengan menggunakan teknologi rekaman audio biasa. Hanya sedikit rekaman "Phonovision" Baird yang masih ada dan rekaman-rekaman yang masih bertahan tersebut kemudian diterjemahkan dan diproses menjadi gambar yang dapat dilihat pada 1990-an menggunakan teknologi pemrosesan-sinyal digital.

1930-an: Penyebaran dan penerimaan masyarakat


Pada tahun 1936, untuk pertama kalinya olimpiade Berlin disiarkan ke stasiun televisi di Berlin dan Leipzig di mana masyarakat umum dapat menyaksikan setiap perlombaan langsung.
Pada masa awal televisi, kotak televisi elektromekanik mulai secara komersial dijual dari tahun 1928 hingga 1934 di Inggris, Amerika Serikat, dan Rusia. Televisi komersial pertama dijual oleh Baird di Britania Raya pada tahun 1928 dalam bentuk penerima radio ditambah dengan komponen-komponen seperti tabung neon di belakang cakram Nipkow yang menghasilkan gambar kemerahan berukuran sebesar perangko pos yang dapat diperbesarkan lagi menggunakan lensa pembesar. "Televisor" ciptaan Baird ini juga dapat digunakan tanpa radio. Televisor yang dijual pada tahun 1930–1933 merupakan pemasaran televisi masal yang pertama. Kira-kira 1.000 unit Televisor berhasil dijual.

3. Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen PertahananAmerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET(Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP(Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

 METODE PENGALAMATAN INTERNET

Ketika seseorang sebagai pengguna dari komputer yang sedang mengakses komputer tersebut masuk ke dalam suatu jaringan internet, sebenarnya yang terjadi adalah pengguna tersebut sedang berhubungan dengan komputer lain, bisa saja antar desa, antar kota, antar provinsi, antar wilayah, antar negara, bahkan antar benua pun dapat berkomunikasi. Lalu bagaimana caranya agar masing – masing dari pengguna komputer yang saling berhubungan dan berkomunikasi tersebut bisa tidak saling salah kirim data?
Ternyata untuk sebuah komputer yang melakukan akses ke dalam jaringan internet sehingga dapat diakses oleh pengguna lain dalam jaringan internet itu memerlukan yang namanya alamat.
Dari penjelasan di atas maka dapat diperkirakan bahwa termasuk ke dalam informasi kategori yang mana pada sebuah situs yang terlihat dari kode akhiran yang dimilikinya tersebut. Seperti .co = komersial atau jenis usaha (commercial).ac= akademik atau pendidikan (academics).or = organisasi (organization). Dari kode akhiran yang ditambahkan pula dapat tercermin sebuah negara dimana dapat dilihat berada di lokasi mana sumber komputer yang telah tersambung dari internet itu. Misalnya, .id berarti sumber berasal dari Indonesia; .uk berarti dari Inggris (United Kingdom) dan masih banyak negara lainnya.

ATURAN PENULISAN ALAMAT DI INTERNET
Penulisan alamat internet harus diketik secara persis, sama, tepat, dan tidak kurang suatu apapun. Kesalahan pada penulisan alamat akan mengagalkan akses untuk alamat yang ditujukan tersebut. Untuk menuliskan alamat internet secara benar, Anda harus memahami beberapa aturan dasar yang dimiliki, yaitu:

  1. Penggunaan huruf besar atau kecil tidak dibedakan pada penulisan alamat internet dan nama atau alamat e-mail.
  2. Penggunaan huruf besar atau kecil dibedakan pada penulisan password (kata sandi)
  3. Penulisan alamat internet dan nama e-mail tidak boleh menggunakan tanda spasi (space), jadi harus digabungkan menjadi satu baris kata yang utuh.
  4. Penggunaan angka dan karakter tertentu pada alamat internet dan nama atau alamat e-mail diperbolehkan, seperti: pramudhitabellia@gmail.com; dan masih banyak contoh lainnya.
  5. Karakter khusus seperti tanda / (slash); @ (at) tidak boleh dipergunakan karena tanda tersebut telah dipergunakan dalam pengkodean sebagai bagian dari penunjuk lokasi pada sebuah alamat internet maupun nama atau alamat e-mail.
  6. Pemakaian nama atau alamat e-mail serta alamat internet harus berbeda, dengan indikasi atau kemungkinan bahwa nama atau alamat e-mail serta alamat internet yang diinginkan telah digunakan oleh pengguna lainnya. Sehingga, disarankan untuk menggunakan nama atau alamat e-mail serta alamat internet dengan alternatif lain.
Misalkan, ketika hendak membuat e-mail dengan alamat e-mail pramudhitabellia@gmail.com, dan ternyata alamat e-mail tersebut telah dimiliki oleh orang lain, maka pada beberapa situs yang terkadang telah menyediakan alternatif nama lain. Atau sesuai dengan kehendak kita pramudhitabellia@gmail.com, sampai ditemukan bahwa alamat e-mail yang dituliskan tidak dimiliki oleh pengguna internet lainnya. Sama halnya dengan penulisan alamat internet. Yang terpenting tetap menjadi ciri khas dari situs yang dibuat.

4. Telepon Seluler

Telepon genggam atau handphone atau Telepon seluler adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).

Penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang pekerja di pabrikan Motorola pada tanggal 03 April 1973, walaupun sering disebut-sebut penemu telepon genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel.
Cooper bersama timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya. Akhirnya sebuah handphone pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram. Untuk membuatnya, Pabrikan Motorola membutuhkan biaya kurang lebih US$1 juta. “Pada tahun 1983, telepon genggam portabel berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta).
Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan telepon seluler dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah. Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2MHz.
Pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘’frequency modulated ‘’(FM).
Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat perang dunia II. Masa ini merupakan generasi 0 telepon seluler atau 0-G, dimana telepon seluler mulai diperkenalkan.

-TERIMA KASIH-